Yang kayak gini mau jadi presiden…

July 3rd, 2009

Ah yeahh… yak kayak gini mau jadi presiden… Jadi kasian sama Prabowo, begitu berapi-api tapi disandingkan dengan orang kayak gini. Sabar ya oom… hidup memang terkadang tidak adil.

VIVAnews - Calon Presiden Megawati Soekarnoputri tenyata lebih memilih makan siang ketimbang menjelaskan apa itu ekonomi kerakyatan. Alasannya, menjelaskan ekonomi ini panjang sehingga waktu yang dibutuhkan akan bisa melebihi waktu makan siang.

Tentu saja jawaban yang tak terduga ini menggelitik para peserta dialog dari kalangan rakyat Tionghoa yang memenuhi Ballroom, Sun City, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Minggu, 28 Juni 2009.

Bagaimana tidak, Megawati yang santer mengusung slogan ekonomi kerakyatan, ternyata ‘menunda’ menjelaskannya. Pertanyaan di detik-detik terakhir ini memang menunjukkan waktu sudah mencapai pukul 11.45 WIB.

Pertanyaan berasal dari salah satu peserta yang mengaku tidak paham, apa itu ekonomi kerakyatan. Tapi Megawati mengatakan kalau ekonomi kerakyatan itu sama dengan apa yang dilakukan di Republik Rakyat Tiongkok.

“Ajaran ini sama dengan apa yang diterapkan di RRC, dan itu ajaran Bung Karno. Jadi, kalau saya ceritakan itu panjang lebar, lalu kapan saya makan siangnya,” kata Megawati.

Ia pun setelah menutup jawaban itu, tidak melanjutkan jawabannya. Meski sudah ditanya pembawa acara, Megawati hanya melanjutkan menjawab, “Ya itu,” jawab Mega.

ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews

Lip Service

Negarawan Berjiwa Besar…

June 15th, 2009

Seorang negarawan haruslah berjiwa besar. Harus bisa menerima kritik, karena dia milik semua orang. Bukan cuma milik sebagian kecil pendukung yang rela membersihkan kotorannya selepas buang air besar.

Bagaimana mau menjadi orang yang besar, jika bersalaman saja tidak mau?

Bagaimana mau maju kalau kerjanya cuma mejelek-jelekkan lawan politik? Black campaign?

Bagaimana mau perduli sama pendidikan orang banyak, kalau dia tidak peduli sama pendidikannya sendiri? Apakah tidak malu sama Lintang? anak pesisir yang mengayuh sepeda 30 kilo setiap hari hanya untuk belajar membaca? Ibu-ibu majelis taklim yang belajar mengeja hanya agar bisa mencari bis yang akan membawa mereka? Bapak tua yang rela bersusah payah kuliah mencapai gelar Doktor diumur 74 taun?

Apalagi yang akan dijual? setelah perusahaan telekomunikasi yang tidak bisa dibeli lagi? apakah Ambalat juga akan dilelang?

Apa jadinya kalau ternyata, dia bukan anak dari founding father negara ini. Masihkah orang mengelu-elukan seperti sekarang?

Ah… berkumpul di tempat pembuangan sampah tidak akan sekonyong-konyong membawa image peduli pada rakyat kecil. Image itu merupakan efek samping dari proses, bukan titik akhir yang dituju.

Sudahlah.. cukup… Sorry your highness… I ain’t gonna vote you.

Captain's Log, Lip Service

Jumat Cihuy…

June 13th, 2009

Malem-malem dah bales2an sama angga + aan di FB… dasar pria2 kesepian… berikut kronologis-nya… wakakak…

Angga Megatruh Eka Muharamjawaban no 10 : absolutely NOT
wakwokawoawkoa

everybody don’t answer the question number ten..!!

Didien Fakhrudin

ho oh… tai lalat-nya mirip rano karno.. wakakak…
Angga Megatruh Eka Muharam

nah itu… kwoakwkoakkoakwaowa
Didien Fakhrudin

iya banget ngga… walopun di-iming-imingi jadi VP, gue tetep gak bakalan jawab pertanyaan nomer 10. ini dia nih… penipuan berkedok iming-iming gelas cantik. hahaha…
Andhika Muharmansyah

siyal….pada konspirasi nieehh…
Angga Megatruh Eka Muharam

emang gak tau yah om dince.. gelasnya itu kan gambarnya tahi lalatnya.. wkoakwakwoawka
Didien Fakhrudin

ah… kuis dari bung Andhika ini membuat jumat malam sayah makin kelam… xixixi…
Didien Fakhrudin

hahahaha… gelas bergambar tai lalat…

uhhh… it’s so kinky…

Andhika Muharmansyah

aghh….diam..diam kalian semuaaaah….
Angga Megatruh Eka Muharam

udeh gitu.. gambar tahi lalatnya di kasih lope2 warna pinky…

bruakakaakkakkaka

Didien Fakhrudin

sama ada tulisan: kiss me, and I’m yours forever…. gyahahahaha…
Andhika Muharmansyah

siyalll…sayah di zalimi….
Angga Megatruh Eka Muharam

udeh gitu klu di lihat dari kemiringan 180 derajat.. ada photonya andhika lagi telanjang cuma pake kolor dowank.. kayak hologram gitu.. woawoaowaka
Didien Fakhrudin

aaaaaaaawwwwwwwww…. andhikaaaa.. you’re so sexyyyyyyy…. kisss mmeeeeee… accchhh… *spank! spank!
Andhika Muharmansyah

“spank”…pantat sayah di apain…?? aku TERNODAAAAA….
Angga Megatruh Eka Muharamjiaaakakakakaakaka…!!

ente tau kolornye tuh warna ijo… kayaknya bertujuan mengingatkan legenda penjahat kolor ijo… wakakakaakak

hit me hit meeee arrghh.. let me out.. arghh….

Didien Fakhrudin

pas banget emang… malem yang gerah ini emang cihuy banget kalo pake kolor warna ijo. soalnya taun 2009 itu taun babi aer… (????)
Angga Megatruh Eka Muharam

ngakak gw sumpah… gak kelar2 ini.. wkkwkaoowaokwoakowaokwa
Andhika Muharmansyah

udah ah…kembali ke jalan yang benar…astaghfirullah.

marilah kita banyak2 berzikir. agar terhindar dari amukan kolor ijo

Didien Fakhrudin

saya akan membantu dengan alunan ayat kursi…

yang dari gunung.. pulang lagi ke gunung… pergi kamuuhhh syaiton!! ctar!! ctar!!

Uncategorized

Semoga..

June 11th, 2009

Semoga kita punya cukup kebahagiaan untuk membuat diri kita tersenyum, cukup pencobaan untuk membuat kita kuat, cukup penderitaan untuk menjadikan diri kita manusiawi, dan cukup penghargaan untuk menjadikan kita bahagia…

(disalin dari status FB-nya iyoem)

Uncategorized

Money is not everything…

June 8th, 2009

Yeah… money is not everything… but everything without money is nothing…

Kadang-kadang, saya ngiri sama orang-orang kaya itu. Pengen ini itu tinggal beli. Pengen motor tinggal ngomong, pengen mobil tinggal nunjuk, pengen nikah tinggal bilang, pengen sekolah di luar negri tinggal berangkat, pengen blackberry tinggal ngerogoh kantong, pengen apa tinggal sebut.

Iya, kadang-kadang saya ngiri.. karena ada kalanya saya bener-bener capek jungkir balik untuk sesuatu yang saya pengen. Sesuatu yang saya kejar. ngumpulin recehan cepe’an demi cepe’an dari keringet yang udah nggak lagi terasa asin. Sekarang, keringet saya udah terasa tawar..

Sekali-kali saya pengen ngomong pengen ini-itu, trus barangnya jatuh dari langit. Pluk…

Mungkin Maria Renata emang bener, “Kalo ngedapetinnya susah, kan nggak bakalan gampang dilupain.” Tapi… Maria Renata kayaknya nggak pernah ngelakuin puasa cuma buat beli komputer… huhuhu…

Duh Gusti… maapkan saya yang terkadang lupa bersyukur…

Captain's Log

Bandung… Dari Lantai 18

June 1st, 2009

Hari ini, saya menginjakkan kaki lagi di Bandung. Tempat kelahiran kedua bagi saya. Kota yang pernah bersekutu dengan saya selama tujuh tahun… dengan status mahasiswa rantau ibukota yang nyaris bermasalah dengan DO. Untungnya nggak sampe kejadian. Gusti Allah emang baek banget sama saya. walaupun saya sering banget nggak nurut. Bandel. xixixi…

Dan malam ini, dari sebegitu lamanya saya berputar-putar di kota kembang, baru kali ini saya menikmati malam dari lantai 18 dari sebuah gedung di Ciumbeuluit. Tidak sampai 1 kilometer dari menara radio yang dulu mempekerjakan saya. Mengenalkan saya pada orang-orang yang bekerja dengan cinta. yes… Rase FM and we’re Rase’s labour of love. hahaha…

Ah, Bandung ternyata masih semanis dulu. Udara dingin yang membuat saya nyaman memakai selimut. Kelipan kecil bohlam dari rumah serta masjid kecil di Setiabudhi yang pernah saya sambangi saat jumatan dulu. Angkot hijau dan penjual cireng. Masih ada. Tetap ada. Seperti rasa sentimentil saya dini hari ini. Dalam udara dingin Bandung yang tetap dingin walaupun tidak diguyur hujan.

Dini hari ini saya kangen. Kangen mbak manis diujung sana. Calon istri yang segera saya nikahi tak berapa lama lagi.

Ah, ya… saya kangen kamu. Apa kabar kamu di ujung sana, manis? Ingin ngobrol ini itu. Cerita banyak dan tertawa… hue he he… ABG banget…

Moga-moga puasanya lancar hari ini. See you this weekend.

Dan aku kan berada di teras rumahmu
Saat air engkau suguhkan
Dan kita bicara tentang apa saja

Siang lambat laun telah menjadi malam
Dan kini telah gelas ketiga
Jam sembilan malam aku pulang

(the Adams - Konservatif)

Uncategorized

Fender Stratocaster US + Roland Cube 15X Amplifier => SOLD

May 17th, 2009

Sudah terjual… Thanks oom Gooswyn…


Anda ngefans sama fender stratocaster? Pengen banget punya? Mau jadi musisi? Kayak Jimi Hendrix & Eric Clapton? nahh.. kebetulan! Saya mau jual fender kesayangan. Mau ganti hobi ceritanya. hehehe…

Fender stratocaster U.S.A aseli (bukan mexico bukan jepang). Tahun produksi 1996, celebrating 50 years fender edition (1946-1996). Serial Number: N6183266 (cek di website fender untuk penomorannya). Kondisi 90%. Terawaaaaaaat banget. Selalu disimpan di hardcase. Dikeluarin kalo dimaenin aja. Tone - Volume, Switch masih oke. Gak rugi.. collectible item…

Dijual sepaket sama printilannya:

  • Hardcase Fender! Hardcase lho.. bukan gig bag
  • Cort E205 Chromatic Guitar & Bass Tuner
  • Dean Markley leather strap
  • TS Cable with Canare connector
  • Pick Jim Dunlop Big Stubby (3 mm) => 5 biji
  • Pick Jim Dunlop Stubby Triangle (3 mm) => 1 biji

Sekalian juga sama Aplifier-nya
Roland Cube 15X

  • 15 watts of power
  • High-quality 8″ speaker
  • Overdrive, Distortion, and EQ built in
  • Power Squeezer
  • Controls: Clean Channel - Volume knob
  • Lead Channel type SW (overdrive, distortion), gain knob, volume knob * Equalizer: Bass knob, middle knob, treble knob, channel select switch, power squeezer switch, power switch
  • Rated Power Output: 15W
  • Nominal Input Level: INPUT (JC CLEAN channel): -10 dBu/1 M ohms, AUX IN: -10 dBu
  • Speaker: 20 cm (8 inches)
  • Controls: POWER Switch, SELECT Switch, POWER SQUEEZER Switch, VOLUME Knob, TYPE Switch (Acoustic, Overdrive, Distortion, Metal, Metal Stack, and Tube Drive.), GAIN Knob, VOLUME Knob, BASS Knob, MIDDLE Knob, TREBLE Knob
  • Indicators: CLEAN Channel, LEAD Channel
  • Connectors: INPUT Jack (1/4″ phone type), AUX IN Jack (Stereo miniature phone type), RECORDING OUT/PHONES Jack (Stereo 1/4″ phone type)

Total mau dijual 8 jt. japri yah…

Music ,

Pelan Tapi Pasti…

May 14th, 2009

Laju melaju… menerpa angin di jalan raya
Riuh meriuh kebut janganlah terpengaruh
Tahan emosi, melaju pelan tapi pasti
(White Shoes & The Couples Company)

Kemarin saya muter-muter Jakarta bareng calon istri. Nyicil ngurus ini-itu-ini-itu. Biar nggak berat, jadinya dicicil jauh-jauh-jauh-jauh hari (baca: nyari diskon & bonus.. xixixi). Dan kita juga emang pengen ngurus semuanya berdua. Biar terasa perjuangannya. Cuma gedung aja yang kemarin diurus Bapak & Mas Dodi. Makasih bangetttttt….

Check point pertama itu ke Duren Tiga. Ngobrol-ngobrol soal catering sama mbak Dian. She’s a nice person. Kita ngobrolin persiapan & apa yang kita pengenin. Open minded banget. Harganya juga oke. Dengan service yang dikasih, harganya miriiiing banget. Saya dah ngeliat & coba-coba catering-nya di nikahan orang beberapa minggu yang lalu. Recommended!! Japri aja ke saya yah kalo butuh nomernya. hehehe…

Check point kedua ke bu Naning di Kramat Jati. ngeliat-liat baju-nya… calon istri saya cakep banget ternyata (lho… biasanya nggak dong?). Gak sabar… hehehe…

Pelan tapi pasti… moga-moga lancar sampai waktunya.

Captain's Log

Miss you…

May 1st, 2009

Hari Jumat nih… makin kangen kamu. padahal kemaren dah ketemu 4 hari berturut-turut. hahaha.. ABG banget.

miss you a lot beib…

Captain's Log

You Get What You Give…

April 30th, 2009

Akhir-akhir ini, muncul polemik yang lumayan bikin gerah di perusahaan tempat saya kerja. Bikin males banget.. yah, seperti judul diatas.. You get what you give.

Trus, saya ngirim email ke group. Jadi pengen saya kopi paste kesini. moga2 nggak ada yang tersinggung. hehehe…




Dear All,

Mohon maaf baru bisa ikut bergabung, kemarin agak kurang sehat.

Saya setuju dengan pendapat teman-teman yang lain. Menurut saya, yang penting itu kenyamanan dan penghargaan atas semua yang sudah dikerjakan. Kalau sudah nyaman dan dihargai, nggak perlu takut lagi kita mangkir. Kita sebagai prajurit juga akan memberi service lebih kok. Juragan minta target A, kita bakalan ngasih special A + B + C. Special extra menu for special customer.

Dan pemberian fasilitas yang sesuai juga sebenarnya malah menguntungkan pihak manajemen (menurut saya lho…). Fasilitas tersebut bisa dijadikan alasan pihak manajemen untuk mem-push kita untuk bekerja maksimal. Misalnya saja, kalau kita diberikan extra lemburan, pihak manajemen bisa menjadikan alasan untuk mem-push kita untuk bekerja sampai limit kemampuan kita. Sampai semaput & dapat purple heart juga gak masalah. Kalau terlalu diirit-irit, wajar aja kalau nantinya muncul banyak alasan yang ujung-ujungnya membuat penurunan kinerja dan target pun jauh dari maksimal.

Intinya sih, you get what you give. If you give more, then you’ll get more. If you give less, then you’ll get less. Yup… sesederhana itu.

Saya cinta perusahaan ini. Semoga perusahaan yang kita cintai ini juga memberikan cinta sesuai dengan apa yang kita berikan. Tak ada yang lebih menyenangkan dari cinta yang berbalas.

Terima kasih. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Susah senang kita tanggung bersama yah.. :) :)

Salam,

Fakhrudin
Juru Ketik Rendahan

Captain's Log